Sekolah Tatap Muka 2021 & Buku Panduan Untuk Satuan Pendidikan

  • Bagikan

Sobat edukasi, Jika anda bertanya kapan pembelajaran “sekolah tatap muka” dimulai? mendikbud berencana Bulan Juli 2021 sekolah akan melaksanakan tatap muka, salah satunya diluncurkannya buku panduan penyelenggaraan belajar tatap muka terbatas untuk jenjang Paud, SD, SMP, SMA dan SMK. Buku ini tentu saja berisi Bagaimana ketentuan dan prosedur dalam pembelajaran tatap muka terbatas yang sesuai dengan protokol Kkesehatan pencegahan ccovid-19.

gambar buku panduan tatap muka 2021 paud sd smp sma smk

Pola pembelajaran yang berubah dari tatap
muka menjadi BDR berdasarkan simulasi dapat
menyebabkan learning loss peserta didik lebih
besar daripada penurunan kemampuan peserta
didik akibat libur sekolah (Beatty dkk, 2020). Selain
itu, kesenjangan capaian belajar yang disebabkan
oleh perbedaan akses dan kualitas selama PJJ
dapat mengakibatkan kesenjangan capaian belajar,
terutama untuk peserta didik dari sosio-ekonomi
menengah bawah. Pada masa pandemi COVID-19
ini peserta didik menunjukkan sedikit ataupun
tidak ada kemajuan saat BDR dimana learning loss
paling menonjol berada pada peserta didik yang
kondisinya kurang beruntung (Engzell, Frey dan
Verhagen, 2021).

Dari bulan Januari tahun 2021 sampai dengan
terbitnya panduan ini, pemerintah melakukan
beberapa kali penyesuaian peraturan mengikuti
dinamika pandemi. Pada penyesuaian terbaru,
Surat Keputusan Bersama (SKB) Menteri
Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Agama,
Menteri Kesehatan, dan Menteri Dalam Negeri
Republik Indonesia Nomor 03/KB/2021, Nomor 384
tahun 2021, Nomor HK.01.08/MENKES/4242/2021
dan Nomor 440-717 tahun 2021 Tentang Panduan
penyelenggaraan Pembelajaran Di Masa Pandemi
Corona Virus Disease 2019 (COVID-19). Peraturan
tersebut menggariskan apabila pemerintah daerah
(Pemda) sudah memberikan izin dan satuan
pendidikan memenuhi semua syarat berjenjangnya,
pembelajaran tatap muka terbatas dilaksanakan
dengan tetap menjalankan protokol kesehatan
secara ketat. (DOWNLOAD SKB 4 MENTERI)

Sebagai persiapan penyelenggaraan
pembelajaran tatap muka tahun ajaran 2021/2022,
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset,
dan Teknologi menyusun dan menerbitkan
Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran
PAUDDIKDASMEN di Masa Pandemi COVID-19 ini
untuk membantu guru dan satuan pendidikan
dalam menyelenggarakan pembelajaran di masa
pandemi COVID-19. Diharapkan dengan panduan ini,
guru dan tenaga kependidikan mempunyai acuan
dalam merancang, melaksanakan, memandu dan
mengembangkan pembelajaran yang efektif pada
tahun ajaran 2021/2022.

Ketentuan Sekolah 2021

Berdasarkan SKB yang ditetapkan pada 30 Maret 2021, ada 9 ketentuan pokok,
yaitu:

1. Penyelenggaraan Pembelajaran PAUDDIKDASMEN di Masa Pandemi
COVID-19 dilakukan dengan:

a. pembelajaran tatap muka terbatas
dengan tetap menerapkan protokol
kesehatan; dan/atau

b. pembelajaran jarak jauh.

2. Dalam hal pendidik dan tenaga kependidikan
pada satuan pendidikan telah divaksinasi
COVID-19 secara lengkap, maka pemerintah
pusat, pemerintah daerah, kantor wilayah
Kementerian Agama provinsi, kantor
Kementerian Agama kabupaten/kota sesuai
dengan kewenangannya mewajibkan satuan
pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar,

pendidikan menengah, dan pendidikan tinggi di wilayahnya menyediakan
pembelajaran tatap muka terbatas dan pembelajaran jarak jauh.

3. Orang tua/wali peserta didik dapat memilih pembelajaran tatap muka
terbatas atau pembelajaran jarak jauh bagi peserta didiknya.

4. Penyediaan layanan pembelajaran sebagaimana dimaksud dalam poin
nomor 2 di atas dilaksanakan paling lambat tahun ajaran dan tahun
akademik 2021/2022.

5. Pemerintah pusat, pemerintah daerah, kantor wilayah Kementerian Agama
provinsi, kantor Kementerian Agama kabupaten/kota sesuai dengan
kewenangannya wajib melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan
pembelajaran sebagaimana dimaksud dalam poin nomor 1.

6. Dalam hal berdasarkan hasil pengawasan di atas ditemukan kasus
terkonfirmasi COVID-19 di satuan pendidikan, maka Pemerintah Pusat,
Pemerintah Daerah, Kantor Wilayah Kementerian Agama provinsi, Kantor
Kementerian Agama kabupaten/kota, dan kepala satuan pendidikan,
wajib melakukan penanganan kasus yang diperlukan dan dapat
memberhentikan sementara pembelajaran tatap muka terbatas di satuan
pendidikan.

7. Dalam hal satuan pendidikan belum dapat memenuhi ketentuan
sebagaimana dimaksud pada poin nomor dua di atas, maka
penyelenggaraan pembelajaran pada satuan pendidikan mengacu pada
SKB yang diterbitkan pada tanggal 30 Maret 2021 tentang Panduan
Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi Coronavirus Disease
2019 (COVID-19).

8. Dalam hal terdapat kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah pusat
untuk mencegah dan mengendalikan penyebaran COVID-19 pada
suatu wilayah tertentu, maka pembelajaran tatap muka terbatas dapat
diberhentikan sementara sesuai dengan jangka waktu yang ditentukan
dalam kebijakan dimaksud.

9. Ketentuan mengenai Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa
Pandemi Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) tercantum dalam Lampiran
SKB.

Perlu diketahui juga bahwa Adapun pada Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran PAUDDIKDASMEN di
Masa Pandemi COVID-19 ini hanya mencantumkan tugas dan tanggung jawab
dari sasaran utama panduan ini yaitu kepala satuan pendidikan dan tim yang
berada pada satuan pendidikan.

Untuk info lebih lengkap silahkan download buku panduan pembelajaran tatap muka (PTM) PAUDDIKDASMEN Tahun 2021 PDF (SIMPAN PDF).

Akhirnya

Sampai disini dulu informasi kali ini, dan penulis berharap Postingan ini bisa memberikan informasi berguna khususnya bagi satuan pendidikan. jika ada kesalahan dalam penyampaian informasi tolong dikabarkan melalui kolom komentar agar dapat kami revisi

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.