Cara Membulatkan Bilangan Desimal ke Persepuluhan, Perseratusan, dan Perseribuan Terdekat

  • Bagikan


Artikel ini membahas tentang cara membulatkan bilangan desimal, secara umum dikenal pembulatan bilangan desimal dengan uraian materi seperti pembulatan ke persepuluhan terdekat, pembulatan ke perseratusan terdekat, pembulatan ke perseribuan terdekat, pembulatan ke persepuluh ribuan terdekat, dst. Tidak hanya itu saja, pembulatan bilangan desimal ke satuan terdekat, puluhan terdekat hingga ribuan terdekat juga diulas disini, lengkap dengan contoh soal.

Cara Membulatkan Bilangan Desimal ke Persepuluhan, Perseratusan, dan Perseribuan Terdekat

Bilangan desimal adalah bilangan pecahan yang penyebutnya merupakan kelipatan 10 dan ditulis dengan menggunakan tanda koma (,). Contohnya 0,07; 0,2; 3,566; 409,8177; dll. Bila diperhatikan, bilangan desimal memiliki sejumlah digit angka dibelakang koma. Pada penggunaannya, angka tersebut kadang tidak diperlukan dan dibatasi jumlahnya, metode ini dikenal dengan pembulatan bilangan desimal.

Beberapa contoh kasus perlunya membulatkan bilangan desimal yaitu saat menentukan hasil bilangan yang tidak habis dibagi. Misalnya 10 : 3 = 3,333333333…; 20 : 7 = 2,8571428…; dll. Kita akan memperoleh nilai yang tidak pernah habis dan akan memberikan angka yang tidak berujung bila seandainya kita meneruskan penghitungan hasil operasi pembagiannya.

Lalu, hasilnya bagaimana??

Capek juga kalau hitung terus, baiknya dibulatkan saja. Sebagai contoh, hasilnya dibulatkan menjadi dua angka dibelakang koma. Jadi, 10 : 3 = 3,33 dan 20 : 7 = 2,86. Cara seperti ini dikenal dengan pembulatan ke perseratusan terdekat.

Contoh kasus lainnya saat menghitung nilai rata-rata mata pelajaran, penulisan nilai pada SKHU / SKL, penghitungan bunga uang di Bank, dll. Nilai yang memiliki sejumlah digit dibelakang koma perlu diatur dan disingkat format penulisannya. Entah membulatkannya menjadi satu angka saja dibelakang koma ataupun ke perseratusan terdekat, dst.

Perlu kita pahami bersama bahwa sebelum membulatkan bilangan, harus ditentukan dulu nilai tempat bilangan yang akan dibulatkan. Simak penjelasannya pada pembahasan berikut.

Nilai Tempat Bilangan

Pada prinsipnya, setiap bilangan memiliki nilai tempat yang berbeda-beda. Baik angka disebelah kiri maupun angka disebelah kanan tanda koma sudah ada ketentuan namanya.

Angka pertama dan seterusnya disebelah kiri koma berturut-turut dimulai dari satuan, puluhan, ratusan, ribuan, puluh ribuan, ratus ribuan, dst. Sementara itu, angka pertama disebelah kanan tanda koma dinamakan persepuluhan, angka keduanya yaitu perseratusan, angka ketiga yaitu perseribuan, angka keempat yaitu persepuluh ribuan, dst.

Sebagai contoh bilangan 93.685,17204 (dibaca: Sembilan puluh tiga ribu enam ratus delapan puluh lima koma satu tujuh dua nol empat)

Angka pertama disebelah kiri koma yaitu 5 menempati satuan, dilanjutkan dengan angka 8 menempati puluhan, berikutnya 6 menempati ratusan, 3 menempati ribuan, 9 menempati puluh ribuan.

Sedangkan angka disebelah kanan tanda koma yaitu angka 1 menempati persepuluhan, angka 7 menempati perseratusan, angka 2 menempati perseribuan, angka 0 menempati persepuluh ribuan, angka 4 menempati perseratus ribuan.

Nilai Tempat Bilangan Desimal

Jadi, bila sobat diminta untuk membulatkan bilangan ke 1 angka dibelakang koma sama artinya dengan pembulatan bilangan desimal ke persepuluhan terdekat, kalau 2 angka dibelakang koma artinya pembulatan bilangan desimal ke perseratusan terdekat, 3 angka dibelakang koma sama dengan pembulatan bilangan desimal ke perseribuan terdekat, begitu seterusnya.

Aturan Pembulatan Bilangan Desimal

Layaknya pembulatan bilangan bulat, untuk membulatkan bilangan desimal haruslah memenuhi beberapa aturan. Simaklah penjelasan aturannya pada pembahasan dibawah.

Berikut aturan pembulatan angka desimal ke persepuluhan, perseratusan dan perseribuan terdekat.

Aturan Pembulatan Bilangan Desimal ke Persepuluhan Terdekat

Jika sobat sedang mengerjakan soal tentang pembulatan bilangan desimal ke persepuluhan terdekat maka pedomanilah aturan berikut.

  • Jika angka disebelah kanannya (perseratusan) kurang dari 5 (0, 1, 2, 3, 4) maka dibulatkan ke bawah menjadi 0 (angka persepuluhan tetap)
  • Jika angka perseratusan sama dengan 5 atau lebih (5, 6, 7, 8, 9) maka dibulatkan ke atas dengan menambah 1 pada angka persepuluhan
  • Setelah dibulatkan maka angka disebelah kanan angka persepuluhan dihapus
Pembulatan Ke Persepuluhan Terdekat

Aturan Pembulatan Bilangan Desimal ke Perseratusan Terdekat

Jika sobat sedang menyelesaikan soal tugas tentang pembulatan bilangan desimal ke perseratusan terdekat maka pedomanilah aturan berikut.

  • Jika angka disebelah kanannya (perseribuan) kurang dari 5 (0, 1, 2, 3, 4) maka dibulatkan ke bawah menjadi 0 (angka perseratusan tetap)
  • Jika angka perseribuan sama dengan 5 atau lebih (5, 6, 7, 8, 9) maka dibulatkan ke atas dengan menambah 1 pada angka perseratusan
  • Setelah dibulatkan maka angka disebelah kanan angka perseratusan dihapus
Pembulatan Ke Perseratusan Terdekat

Aturan Pembulatan Bilangan Desimal ke Perseribuan Terdekat

Jika sobat sedang membahas soal tentang pembulatan bilangan desimal ke perseribuan terdekat maka pedomanilah aturan berikut.

  • Jika angka disebelah kanannya (persepuluh ribuan) kurang dari 5 (0, 1, 2, 3, 4) maka dibulatkan ke bawah menjadi 0 (angka perseribuan tetap
  • Jika angka persepuluh ribuan sama dengan 5 atau lebih (5, 6, 7, 8, 9) maka dibulatkan ke atas dengan menambah 1 pada angka perseribuan
  • Setelah dibulatkan maka angka disebelah kanan angka perseribuan dihapus
Pembulatan Ke Perseribuan Terdekat

Aturan ini bisa dipedomani untuk membulatkan bilangan desimal ke persepuluh ribuan terdekat atau ke perseratus ribuan terdekat dan seterusnya.

Setelah mempelajari aturannya, sekarang kita lanjut ke pembahasan bagaimana cara mengaplikasikannya dalam mengerjakan soal-soal yang berhubungan dengan pembulatan bilangan desimal.

Cara Membulatkan Bilangan Desimal

Untuk membulatkan bilangan desimal ke persepuluhan, perseratusan dan perseribuan terdekat bisa dilakukan dengan mempedomani langkah-langkah berikut.

  1. Tentukan nilai tempat desimal yang akan dibulatkan, lalu temukan angka yang menempati posisi tersebut
  2. Lihat angka disebelah kanan posisi pembulatan, apakah nilainya kurang dari 5? lebih atau sama dengan 5?
  3. Sesuaikan pembulatan dengan mengikuti aturan pembulatan bilangan desimal
  4. Tulislah hasil pembulatan bilangan desimal

Agar lebih jelas, langkah-langkah di atas akan saya uraikan melalui penjelasan berikut.

Tentukan nilai tempat desimal

Menentukan nilai tempat desimal pembulatan

Langkah pertama yang akan kita lakukan untuk membulatkan bilangan yaitu menentukan nilai tempat desimal yang akan dibulatkan. Bila mengerjakan soal tugas ataupun PR yang diberikan guru, biasanya sudah disertai petunjuk / pengantar soal, misalnya “tulislah pembulatan bilangan desimal ke persepuluhan / perseratusan / perseribuan terdekat”.

  • Anggaplah salah satu soalnya meminta untuk membulatkan bilangan 82,0475 ke perseratusan terdekat. Perseratusan terdekat berarti membulatkan bilangan desimal sampai nilai tempat angka kedua disebelah kanan tanda koma.
  • Lalu, temukan angka yang menempati posisi tersebut. Cari angka kedua disebelah kanan tanda koma yaitu 4.
  • Jadi, pada bilangan 82,0475 kita hanya membulatkan sampai dua angka saja dibelakang koma. Lebih tepatnya sampai pada posisi nilai tempat angka 4.
  • Jangan salah, beberapa soal juga menyebutkan pengantar soal seperti ini “bulatkan angka berikut sampai 3 tempat desimal”. Ini artinya kita membulatkan sampai 3 angka disebelah kanan tanda koma atau ke perseribuan terdekat.

Lihat angka disebelah kanan posisi pembulatan

Menentukan angka disebelah kanan pembulatan

Langkah kedua yaitu lihat angka disebelah kanan yang ditempati oleh posisi angka pembulatan. Angka ini sebagai acuan pembulatan, jadi tentukan dulu apakah angka yang dimaksud kurang dari / lebih dari atau sama dengan 5.

  • Dari contoh bilangan 82,0475 kita membulatkan ke perseratusan terdekat (82,0475). Sekarang, lihat bilangan disebelah kanan tempat perseratusan (sebelah kanan angka 4) yaitu angka 7 (82,0475).
  • Apakah 7 kurang dari 5 atau lebih dari 5?
  • Sesuai defenisi bahwa semakin kekanan sebuah angka pada garis bilangan maka nilainya semakin besar. Angka 7 berada di sebelah kanan angka 5, jadi 7 lebih dari 5 (7 ≥ 5).

Sesuaikan pada aturan pembulatan

Menyesuaikan pada aturan pembulatan bilangan desimal

Langkah ketiga yaitu dengan menyesuaikan nilai angka disebelah kanan posisi pembulatan dengan aturan pembulatan bilangan desimal. Langkah ini cukup penting karena berhubungan dalam penentuan hasil pembulatan.

  • Sesuai contoh yang kita bulatkan adalah bilangan 82,0475. Langkah sebelumnya telah kita temukan bahwa angka 7 berada disebelah kanan perseratusan (7 menempati perseribuan) dan nilainya lebih dari 5.
  • Berdasarkan aturan pembulatan bilangan desimal ke perseratusan terdekat yaitu bila angka perseribuan sama dengan 5 atau lebih (5, 6, 7, 8, 9) maka dibulatkan ke atas dengan menambah 1 pada angka perseratusan.
  • Jadi, karena 7 ≥ 5 maka kita bulatkan ke atas yaitu menambah 1 pada angka perseratusan yaitu angka 4 (Sesuai langkah 1).
  • Nilai perseratusan menjadi 4 + 1 = 5. Jadi, nilai 4 pada perseratusan sebelumnya kita ganti jadi 5. Angka inilah yang kita tulis pada hasil pembulatan nantinya.

Bagaimana bila angka perseribuan nilainya kurang dari 5?

Sebagai contoh, angka perseribuannya 0 / 1 / 2 / 3 / 4 maka kita bulatkan ke bawah menjadi 0. Artinya bilangan yang dibulatkan (pada contoh ini angka perseratusan) tidak berubah atau bernilai tetap.

Tulislah hasil pembulatan bilangan desimal

Hasil pembulatan bilangan desimal

Hasil pembulatan bilangan kita tulis sampai batas yang diminta pada pengantar soal. Angka disebelah kanan atau setelahnya maka kita hapus.

  • Karena contoh hanya meminta sampai pembulatan ke perseratusan terdekat maka angka perseribuan dan selanjutnya dihapus.
  • Jadi, hasil pembulatan bilangan desimal 82,0475 ke perseratusan terdekat yaitu 82,05.

Bagaimana teman-teman, mudahkan?? Bila masih ada kendala, silahkan pelajari contoh penerapannya pada contoh-contoh soal berikut.

Contoh Soal Pembulatan Bilangan Desimal

Contoh pembulatan ke persepuluhan terdekat

[1] Bulatkan bilangan 2,35 ke persepuluhan terdekat. Berikut jawabannya:

  • Langkah pertama, temukan nilai tempat persepuluhan yaitu satu tempat disebelah kanan tanda koma, atau 2,35
  • Lalu, lihat angka disebelah kanannya: 2,35. Apakah 5 < 5? atau 5 ≥ 5?. Angka 5 bernilai sama dengan 5 atau 5 ≥ 5
  • Karena 5 sama dengan 5 maka bulatkan bilangan desimal ke atas. Tambahkan 1 pada angka persepuluhan : 3 + 1 = 4
  • Jadi, 2,35 pembulatan ke persepuluhan terdekat menjadi 2,4

[2] Carilah pembulatan bilangan 3,51 menjadi 1 tempat desimal. Ingat, 1 tempat desimal berarti pembulatan ke persepuluhan terdekat.

  • Temukan nilai tempat desimalnya yaitu angka pertama disebelah kanan tanda koma, atau 3,51
  • Lihat angka disebelah kanannya: 3,51. Apakah 1 < 5? atau 1 ≥ 5?. Angka 1 nilainya kurang dari 5 atau 1 < 5
  • Karena 1 lebih kecil dari 5 maka bulatkan bilangan desimal ke bawah, artinya angka persepuluhan tidak berubah
  • Jadi, hasil pembulatan bilangan 3,51 ke persepuluhan terdekat yaitu 3,5

[3] Temukan hasil pembulatan -5,55 ke persepuluhan terdekat. Bila soalnya seperti ini maka jangan terlalu pusing, bilangan bertanda negatif sama hasilnya dengan pembulatan bilangan positif. Hasil pembulatannya adalah -5,6. Ingat! jangan mengubah tanda negatif.

[4] 0,072 dibulatkan ke persepuluhan terdekat menjadi 0,1

[5] 1,48 pembulatan ke persepuluhan terdekat menjadi 1,5

[6] 0,92 pembulatan ke persepuluhan terdekat menjadi 0,9

[7] 5,67 pembulatan ke persepuluhan terdekat menjadi 5,7

[8] 80,077 pembulatan ke persepuluhan terdekat menjadi 80,1

Berikut contoh-contoh pembulatan bilangan desimal ke persepuluhan terdekat.

[9] 0,31 = 0,3

[10] 1,622 = 1,6

[11] 6.285,43 = 6.285,4

[12] 967,042 = 967,0 = 967

[13] 86,75 = 86,8

[14] 30,25 = 30,3

[15] 0,466 = 0,5

[16] 45,37 = 45,4

[17] 88,08 = 88,1

[18] 904,881 = 904,9

[19] 3.657,698 = 3.657,7

[20] 75,83 = 75,8

Contoh pembulatan ke perseratusan terdekat

Bagaimana cara melakukan pembulatan bilangan desimal ke perseratusan terdekat??

[1] Tentukan hasil pembulatan bilangan 2,579 ke perseratusan terdekat. Ini jawabannya:

  • Temukan nilai tempat perseratusan yaitu angka yang berada diposisi kedua disebelah kanan tanda koma, atau 2,579
  • Kemudian lihat angka disebelah kanannya: 2,579. Apakah 9 < 5? atau 9 ≥ 5?. Angka 9 bernilai lebih besar dari 5 atau 9 ≥ 5
  • Karena 9 lebih besar dari 5 maka kita membulatkan bilangan desimal ke atas. Sehingga lakukan penambahan 1 dengan angka perseratusan : 7 + 1 = 8
  • Jadi, hasil pembulatan bilangan 2,579 ke perseratusan terdekat yaitu 2,58

[2] Berapa hasil pembulatan bilangan 3,762 ke perseratusan terdekat? Begini cara menjawabnya:

  • Cari dulu nilai tempat desimalnya yaitu 3,762
  • Lihat angka disebelah kanannya: 3,762. Apakah 2 < 5? atau 2 ≥ 5?. Ternyata angka 2 nilainya kurang dari 5 atau 2 < 5
  • Karena 2 kurang dari 5 maka pembulatan ke bawah menjadi 0, artinya angka perseratusan tetap
  • Jadi, hasil pembulatan bilangan 3,762 ke perseratusan terdekat yaitu 3,76

[3] Bulatkan bilangan desimal berikut ke perseratusan terdekat! Bilangannya adalah 3,428. Nah, cara menjawabnya sama dengan langkah sebelumnya:

  • Carilah nilai tempat desimalnya yaitu 3,428
  • Lihat angka disebelah kanannya: 3,428. Apakah 8 < 5? atau 8 ≥ 5?. Ternyata 8 lebih dari 5 atau 8 ≥ 5
  • Karena 8 lebih dari 5 maka pembulatan dilakukan ke atas, sehingga kita tambahkan 1 dengan angka perseratusan : 2 + 1 = 3
  • Jadi, hasil pembulatan bilangan 3,428 ke perseratusan terdekat yaitu 3,43

[4] 80,077 pembulatan ke perseratusan terdekat menjadi 80,08

[5] 8,456 pembulatan ke perseratusan terdekat menjadi 8,46

[6] 2,579 dibulatkan menjadi perseratusan terdekat hasilnya 2,58

[7] 3,999 dibulatkan menjadi perseratusan terdekat hasilnya 4,00 = 4

[8] 30,375 pembulatan ke perseratusan terdekat menjadi 30,38

Agar lebih paham, berikut contoh-contoh pembulatan bilangan desimal ke perseratusan terdekat.

[9] -34,511 = -34,51

[10] 8,842 = 8,84

[11] 5,632 = 5,63

[12] 25,783 = 25,78

[13] 6,274 = 6,27

[14] 0,254 = 0,25

[15] 164,2856 = 164,29

[16] 28,015 = 28,02

[17] 54,606 = 54,61

[18] 10,147 = 10,15

[19] 1.623,408 = 1.623,41

[20] 8.423,9292 = 8.423,93

Contoh pembulatan ke perseribuan terdekat

[1] Tentukan hasil pembulatan bilangan 30,3758 ke perseribuan terdekat. Berikut langkah untuk menjawabnya:

  • Cari dulu angka yang berada di posisi perseribuan yaitu 30,3758
  • Kemudian lihat angka disebelah kanannya: 30,3758. Apakah 8 < 5? atau 8 ≥ 5?. Ternyata 8 nilainya lebih besar dari 5 atau 8 ≥ 5
  • Oleh karena 8 lebih besar dari 5 maka kita bulatkan bilangan desimal ke atas. Jadi, tambahkan 1 dengan angka perseribuan : 5 + 1 = 6
  • Sehingga, hasil pembulatan bilangan 30,3758 ke perseribuan terdekat yaitu 30,376

[2] Tulislah nilai pembulatan bilangan 285,0084 ke perseribuan terdekat. Begini cara menjawabnya:

  • Posisi nilai tempat perseribuan yaitu 285,0084
  • Lihat angka disebelah kanannya: 285,0084. Apakah 4 < 5? atau 4 ≥ 5?. 4 nilainya kurang dari 5 atau 4 < 5
  • Karena 4 kurang dari 5 maka pembulatan ke bawah menjadi 0, artinya angka perseribuan tetap
  • Jadi, nilai pembulatan bilangan 285,0084 ke perseribuan terdekat yaitu 285,008

[3] 0,0156 jika dibulatkan ke perseribuan terdekat menjadi 0,016

[4] 0,85645 dibulatkan ke perseribuan terdekat menjadi 0,856

Untuk menambah wawasan, berikut contoh-contoh pembulatan bilangan desimal ke perseribuan terdekat.

[5] 0,7531 = 0,753

[6] 0,0962 = 0,096

[7] 123,6453 = 123,645

[8] 881,8765 = 881,877

[9] 9,2006 = 9,201

[10] 38,0427 = 38,043

[11] 50,0688 50,069

[12] 99,9999 = 100

Kalkulator Pembulatan Bilangan Desimal

Kalkulator Pembulatan ke Persepuluhan Terdekat

Agar lebih mudah dalam mendapatkan hasil pembulatan ke persepuluhan terdekat, gunakan saja kalkulator berikut.

Cara menggunakannya yaitu ketik bilangan desimal pada form yang tersedia. Pemisah desimal (koma) ditulis dengan menggunakan tanda titik (.). Misalnya, bilangan desimal yang dibulatkan adalah 34,8726 maka diketik menjadi 34.8726. Lalu klik Cari Hasil maka pada form dibawahnya akan ditampilkan hasil pembulatannya.

Jangan lupa klik tombol Hapus terlebih dahulu jika hendak membulatkan bilangan desimal yang lain. Selamat mencoba!

Kalkulator Pembulatan ke Perseratusan Terdekat

Gunakan kalkulator pembulatan ke perseratusan terdekat berikut bila teman-teman ingin mendapatkan hasil secara otomatis.

Cara menggunakannya sama dengan kalkulator sebelumnya yaitu ketik bilangan desimal dengan menggunakan tanda titik (.) sebagai pemisah desimal. Misalnya, bilangan desimal yang dibulatkan adalah 59,7302 maka diketik menjadi 59.7302. Lalu klik Cari Hasil maka hasil pembulatan ke perseratusan terdekat akan ditampilkan pada form dibawahnya.

Jika hendak membulatkan bilangan desimal yang lain, silahkan klik tombol Hapus terlebih dahulu untuk membersihkan form. Selamat mencoba!

Kalkulator Pembulatan ke Perseribuan Terdekat

Tak tertutup kemungkinan sobat bisa memanfaatkan kalkulator pembulatan ke perseribuan terdekat berikut bila teman-teman ingin mendapatkan hasil pembulatan secara cepat.

Cara menggunakannya pun tak jauh beda dengan penggunaan kalkulator sebelumnya yaitu tulis bilangan desimal lebih dulu. Ingat, koma ditulis dengan menggunakan tanda titik (.). Sebagai contoh, bilangan desimal yang dibulatkan adalah 708,59824 maka diketik menjadi 708.59824. Lalu klik Cari Hasil maka hasil pembulatan ke perseribuan terdekat akan ditampilkan pada form dibawahnya.

Bila sobat ingin membulatkan bilangan desimal yang lain, jangan lupa untuk mengklik tombol Hapus terlebih dahulu agar bilangan sebelumnya bisa terhapus dari form. Selamat mencoba!

Aplikasi Pembulatan Bilangan Desimal Menggunakan Excel

Aplikasi ini saya desain dengan memanfaatkan Microsoft Excel dan bisa digunakan secara otomatis tanpa menginstalnya terlebih dahulu. Sobat bisa membuka aplikasi ini kapan saja dan dimana saja serta bisa dioperasikan melalui HP. Cara menggunakannya pun mudah, sobat tinggal memasukkan nilai bilangan desimal yang hendak dibulatkan kemudian tentukan tempat desimal lalu hasil pembulatan akan muncul pada tempat yang sudah disediakan.

Berikut cara menggunakan aplikasi pembulatan bilangan desimal ini.

  1. Pertama-tama, silahkan download aplikasinya melalui tombol berikut.

  2. File yang sudah didownload bernama Kalkulator pembulatan bilangan desimal.xlsx. Silahkan pilih lokasi penyimpanan difolder yang mudah sobat cari, lalu klik dua kali untuk membukanya.

  3. Berikut tampilan aplikasinya.

    Kalkulator Pembulatan Bilangan Desimal
  4. Penggunaannya ikuti sesuai petunjuk nomor pada gambar. Ketik bilangan yang mau dibulatkan di kotak yang tersedia. Misalkan bilangan desimal yang dibulatkan adalah 1.256,875349. Sobat ketik seperti ini 1256,875349 tanpa pemisah ribuan (tanda titik). Jangan ragu, sudah saya atur kian agar format penulisannya dalam bentuk ribuan, hanya saja jangan lupa untuk membubuhkan tanda koma (,) sebagai pemisal desimal.

  5. Langkah selanjutnya yaitu pilih tempat desimal pembulatan atau banyak angka dibelakang koma. Bila sobat membulatkan bilangan desimal ke persepuluhan terdekat (satu angka dibelakang koma) maka silahkan pilih opsi Satu, bila membulatkan ke perseratusan terdekat (dua angka dibelakang koma) pilih opsi Dua, untuk pembulatan ke perseribuan terdekat (tiga angka dibelakang koma) pilih opsi Tiga, begitu seterusnya.

  6. Selesai, hasil pembulatan akan tampil secara otomatis.

Sayangnya, aplikasi ini hanya bisa berfungsi untuk membulatkan bilangan desimal sampai lima angka dibelakang koma dan tidak dapat digunakan untuk membulatkan bilangan ke satuan, puluhan, atau ratusan terdekat.

Pembulatan Bilangan Desimal ke Satuan, Puluhan, Ratusan dan Ribuan Terdekat

Tidak tertutup kemungkinan bilangan desimal akan dibulatkan ke satuan terdekat, puluhan atau ribuan terdekat. Ini dilakukan semata-mata untuk menghindari angka dibelakang koma. Dengan kata lain, tanda desimal dihilangkan karena tidak diperlukan lagi.

Caranya pun mudah, tinggal ikuti saja langkah pembulatan bilangan ke satuan, puluhan atau ribuan terdekat. Sobat bisa memperolehnya dengan membaca ulasan aturan dan cara pembulatan bilangan.

Pembulatan Bilangan Desimal Ke Satuan, Puluhan, Ratusan, Ribuan Terdekat

Sebagai contoh: [1] bulatkan bilangan 5,67 ke satuan terdekat.

  • Langkah pertama, carilah angka yang menempati satuan. Satuan pada bilangan 5,67 yaitu 5
  • Lihatlah angka di sebelah kanannya. Jika angka tersebut adalah 5 atau lebih (6, 7, 8, 9) maka bulatkan ke atas dengan menambah 1 pada angka satuan. Sementara bila kurang dari 5 (0, 1, 2, 3, 4) maka dibulatkan ke bawah. Angka satuan bernilai tetap, tanda koma dan angka disebelah kanannya dihapus / dihilangkan
  • Ternyata angka dibelah kanan satuan adalah 6 (5,67). Jadi dibulatkan ke atas, tambah 1 pada nilai satuan : 5 + 1 = 6
  • Jadi, hasil pembulatan bilangan desimal 5,67 ke satuan terdekat yaitu 6

[2] pembulatan 4,78 ke satuan terdekat yaitu 5

[3] 0,7 dibulatkan menjadi satuan terdekat hasilnya yaitu 1

[4] 0,072 pembulatan ke satuan terdekat menjadi 1

[5] 1,48 pembulatan ke satuan terdekat menjadi 1

[6] 0,92 pembulatan ke satuan terdekat menjadi 1

[7] 2,35 pembulatan ke satuan terdekat menjadi 2

[8] 80,077 pembulatan ke satuan terdekat menjadi 80

[9] Pembulatan ke satuan terdekat dari:

  • 4,7 adalah 5
  • 65,7 adalah 66
  • 3,7 adalah 4
  • 61,8 adalah 62
  • 75,83 adalah 76
  • 68,3 adalah 68
  • 8,3 adalah 8

[10] Tentukan hasil pembulatan bilangan 827,68 ke puluhan terdekat

  • Temukan angka yang menempati puluhan pada bilangan 827,68 yaitu 2
  • Lihatlah angka di sebelah kanannya, yaitu 7 (827,68).
  • Karena angka disebelah kanan bernilai 7 maka pembulatan dilakukan ke atas. Jadi, tambah 1 pada nilai puluhan : 2 + 1 = 3.
  • Jadi, hasil pembulatan bilangan desimal 827,68 ke puluhan terdekat yaitu 830. Ingat, angka satuan pada hasil pembulatan di ubah jadi 0 lalu tanda koma dan bilangan disebelah kanannya dihilangkan

[11] Hasil pembulatan 703,19 ke puluhan terdekat yaitu 710

[12] Bilangan 9.203,5 bila dibulatkan ke ratusan terdekat hasilnya adalah 9.200

[13] 23.641,58 dibulatkan ke ribuan terdekat menjadi 23.600

Demikian ulasan tentang tips membulatkan bilangan desimal ke persepuluhan, perseratusan, dan perseribuan terdekat, semoga bermanfaat.



Source link

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.