Sistem Suspensi Pada Mobil – fijay tekhnik makmur

  • Bagikan


Yogyakarta, Sistem Suspensi Pada Mobil – Pada suatu mobil ataupun kendaraan terdapat sistem suspensi dan sistem-sistem lainnya yang memiliki fungsi yang berbeda-beda satu sama lain. Dan pada pagi hari ini, kami ingin berbagi sedikit menganai sistem suspensi, dari mulai fungsi sistem suspensi, sampai dengan komponen-komponen sistem suspensi.

A. Fungsi sistem suspensi pada mobil

Pada mobil atau kendaraan suspension system ini berfungsi untuk menghubungkan axle dengan body dan juga untuk mencegah terjadinya penerusan/penyaluran getaran dan oskilasi yang diakibatkan oleh permukaan jalan yang tidak rata, sehingga stabilitas kendaraan dan kualitas kenyamanan ketika berkendara semakin baik.

Fungsi sistem suspensi pada mobil adalah untuk :

  • Fungsi sistem suspensi pada mobil yang pertama adalah untuk menyerap getaran, oskilasi dan kejutan dari permukaan jalan, sehingga kejutaan/getaran ini tidak diteruskan ke bodi kendaraan yang mana ini akan berfungsi untuk melindungi penumpang dan barang agar aman, dan kenyamanan serta stabilistas kendaraan dapat diperoleh.
  • Fungsi sistem suspensi yang kedua adalah untuk memindahkan gaya pengereman & gaya gerak ke body melalui gesekan antara roda-roda dan jalan.
  • Fungsi sistem suspensi pada mobil yang ketiga adalah untuk menopang/menumpu body pada axle dan memelihara letak geometris antara roda-roda dan bodi kendaraan.
  • Fungsi yang selanjutnya adalah untuk meningkatkan/menaikkan kemampuan cangkeraman roda terhadap jalan.

B. Komponen-komponen sistem sspensi pada mobil

Pada semua jenis sistem suspensi pasti terdapat komponen pokok yaitu pegas dan shock absorber. Kedua komponen ini meruapakan komponen yang paling utama, dan ada pada semua jenis sistem suspensi pada mobil. Sementara komponen lainnya seperti ball joint, stabilizer bar, strut bar, lateral control rod dan lain sebagainya. Dan berikut ini merupakan komponen-komponen sistem suspensi dan fungsinya :

1. Pegas (Spring)

Komponen sistem suspensi yang paling utama adalah pegas, pegas ini memiliki fungsi untuk menyerap/menahan kejutarn/getaran yang diakibatkan oleh permukaan jalan ketika  mobil berjalan. Pegas dapat menjalankan fungsi ini karena memiliki sifat elastisitas atau kelenturan untuk menahan/menyerap kejutan tersebut.

Pegas yang umumnya digunakan pada sistem suspensi mobil adalah pegas daun (leaf spring), coil spring (pegas koil), dan pegas batang torsi (torsi bar spring).

2. Shock Absorber (Shock Breaker)

Komponen utama sistem suspensi setelah pegas (spring) adalah shock absorber. Bila sistem suspensi hanya dilengkapi dengan pegas saja, mobil akan beroskilasi atau naik turun (dalam bahasa jawa disebut mentul-mentul) dan ini malah akan membuat tidak nyaman. Maka dari itu sistem suspensi dilengkapi dengan shock absorber untuk melawan gerak oskilasi (naik turun) ini supaya didapat kenyamanan dan daya cangkeram roda terhadapap jalan yang baik. 

Berdasarkan cara kerjanya shock absorber dapat dibagi menjadi dua yaitu kerja tunggal (singgle) dan kerja ganda (double). Berdasarkan kontruksinya shock absorber dibagi menjadi dua juga yaitu twin tube dan mono tube. Kemudian berdasarkan medium kerja dibagi menjadi type hydraulis dan pneumatis.

3. Ball Joint

Komponen sistem suspensi mobil yang satu ini berfungsi untuk menerima/memperoleh beban arah vertikal atau lateral dan juga berfungsi sebagai sumbu putar roda ketika mobil berbelok.

4. Stabilizer bar
Pada sistem suspensi mobil stabilizer bar ini memiliki fungsi untuk mengurangi kemiringan mobil yang disebabkan oleh gaya sentrifugal pada saat mobil berbelok. Stabilizer bar juga berfungsi untuk meningkatkan/menaikkan traksi ban.

5. Strut bar
Berbeda dengan stabilizer bar, strut bar ini berfungsi untuk menahan lower arm supaya tidak bergerak mundur/maju ketika memperoleh kejutan dari jalan yang berlubang/tidak rata atau dorongan yang disebabkan pada saat melakukan pengereman.

6. Lateral control rod
Komponen sistem suspensi mobil yang satu ini berfungsi untuk menahan axle agar selalu pada posisi/dudukannya ketika menerima beban dari arah samping.

7. Bumper
Komponen sistem suspensi mobil yang ke tujuh adalah bumper yang berfungsi untuk melindungi frame, acle, shock absorber dll pada waktu spring pada sistem suspensi beroskilasi (mengerut dan mengembang) berlebihan. Bumper ini terdiri dari bounding dan rebounding bumper.

C. Tipe dan karakteristik suspensi mobil

Berdasarkan kontruksinya sistem suspensi terdapat dua tipe, yaitu sistem suspensi independent (gambar A) dan sistem suspensi rigid (gambar B), dan penjelasannya adalah sebagai berikut :

Sistem Suspensi Pada Mobil
Sistem Suspensi Pada Mobil

1. Suspensi rigid
Pada suspensi tipe rigid ini, roda kanan dan kiri dihubungkan oleh axle tunggal. Suspensi tipe rigid ini memiliki karakteristik :

  • Bila dibandingkan dengan suspensi independent suspensi tipe ini konstruksi lebih sederhana dan lebih kuat. Kemudia bila dilihat dari segi biaya produksi lebih murah.
  • Perawatan lebih simple dan mudah.
  • Karena masing-masing roda saling mempengaruhi, maka mobil yang menggunakan suspensi tipe ini kualitas kenyamanannya lebih rendah bila dibandingkan dengan suspensi independent.
  • Gerakan pemegasan akan mempengaruhi geometri roda
  • Bodi cenderung sedikit miring ketika mobil berbelok

2. Suspensi independent (model bebas)
Berbeda dari suspensi tipe rigid, suspensi tipe ini masing-masing roda baik kanan maupun kiri bergerak bebas (independent), satu sama lain tidak saling mempengaruhi layaknya suspensi tipe rigid. Tidak hanya suspensi rigid yang memiliki karakteristik atau sifat-sifat, suspensi model ini juga memiliki sifat-sifat yaitu :

  • Gerakan yang terjadi pada salah satu roda tidak akan mempengaruhi roda yang lain, maka disebut dengan model bebas.
  • Suspensi model independent ini konstruksinya agak rumit
  • Tidak membutuhkan banyak tempat
  • Karakteristik yang selanjutnya adalah jarak roda dengan geometri roda akan mengaami perubahan pada saat pemegasan
  • Titik berat kendaraan dapat rendah ( nyaman dan aman )
  • Suspensi model ini lebih nyaman dan aman.
  • Perawatan lebih sulit

Baca : Sistem Pendingin Pada Mobil dan Sistem Kemudi Rack and Pinion.
Demikian artikel yang berjudul sistem suspensi pada mobil, semoga bermanfaat dan terimakasih. 





Source link

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.