Viral Seorang Ibu Penjual Gorengan Asal Windusari Kabupaten Magelang,Menggunakan Tangan Untuk Gantika Serokan,Simak Faktanya

  • Bagikan

Webazril.com-Viral Seorang Ibu Penjual Gorengan Asal Windusari Kabupaten Magelang,Menggunakan Tangan Untuk Gantika Serokan di media sosial. seorang ibu penjual gorengan asal Widusari,Kabupaten Magelang menggunakan tangan untuk gantikan serokan untuk mengankat dan mengaduk gorengan saat minyak panas dalam wajan.Dengan aksinya itu Ibu Sri Rejeki Penjual gorengan di pasar menjadi viral di media sosial.

Menggunakan Tangan Untuk Gantika Serokan

Viral Seorang Ibu Penjual Gorengan Asal Windusari Kabupaten Magelang,Menggunakan Tangan Untuk Gantika Serokan

Sri Rejeki penjual gorengan di pasar Windusari, kecamatan Windusari, Kabupaten Magelang. mendadak viral, perempuan berusia 50 tahun ini, viral karena kemampuan uniknya yakni kebal terhadap minyak panas.
Sri Rejeki menggunakan tangannya langsung sebagai pengganti serokan penggorengan untuk membolak balikan gorengan di wajan yang sudah berisi minyak panas.

Aksinya tersebut pun dipertontonkan bagi para pembelinya, ia mengaku melakukan aksi tersebut bukan untuk menyombongkan diri, namun semata hanya untuk menarik perhatian, pembeli.

” Saya sudah berjualan 10 tahun lamanya, mulanya pas pertama kali mencoba memang terasa panas, namun tidak sampai melepuh. seiring berjalannya waktu rasa panasnya atau minyak itu jadi biasa saja, ternyata pembeli senang melihat saya seperti itu, ya sudah saya lanjutkan sampai sekarang”. Ujarnya, dihimpun dari Tribunjogja.com Kamis, 23 September 2021.

Ia menambahkan keahliannya dalam menggunakan tangan untuk membulak balikan gorengan dengan minyak panas saat menggoreng.Ibu Sri Rejeki mengatakan aksi ini tidak ada ritual khusus murni karena sudah terbiasa bersentuhan dengan panas selama berjualan. Ia juga bercerita terpaksa berjualan gorengan untuk membantu ekonomi keluarga karena, sang suami sedang mengalami sakit stroke sejak tahun 2012 lalu. sehingga dirinya yang mengambil alih peran menjadi tulang punggung keluarga, untuk menghidupi ketiga anaknya.

Berkat berjualan gorengan tersebut, ketiga anaknya pun sukses mengenyam bangku pendidikan yang layak. Dengan kerja keras seorang ibu penjual gorengan ini mampuh menyekolahkan Anak pertamanya menempuh pendidikan di universitas negeri ternama di Yogyakarta, dan anak keduanya juga sudah bekerja di perusahaan yang berada di pulau Sumatera, sedangkan anak ketiganya baru masuk sekolah menengah kejuruan (SMK) di daerahnya tempat tinggal.

Selepas viral di media sosial Sri Rejeki mengatakan ada peningkatan pembeli .Awalnya hanya menghabiskan 2 Kg tepung,namun selepas viral di media sosia penjualan georengan Ibu Sri Rejeki mengalmi peningkatan dua kali lipat dari sebelumnya ia mampuh menghabiskan 6 Kg tepung perharinya.

Sri Rejeki mengatakan bahwa dalam aksi ini tidak ada unsur maksud untuk pamer atau ritual khusus.Melainkan,hanya sudah terbiasa tanganya menyentuh minyak panas dan tak menggunakan serokan untuk mengaduk dan mengangkat gorengan tersebut.Ia pun tak sadar bahawa aksi yang di lakukannya menjadi viaral di media sosial.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.