Cara Merubah Jaringan 4G ke 5G dengan Mudah

  • Bagikan
20220111 202353


webazril.com – Inilah cara merubah jaringan 4G ke 5G dengan mudah anda bisa temukan caranya di artikel ini yang admin bahas seçara lengkap .

Cara Merubah Jaringan 4G ke 5G dengan Mudah

Cara Merubah Jaringan 4G ke 5G dengan Mudah
Cara Merubah Jaringan 4G ke 5G dengan Mudah 3

Teknologi 5Gsudah mulai menyebar di Indonesia. Sejauh ini, beberapa kota-kota besar di Indonesia sudah dapat menjangkau teknologi 5G. Lalu, bagaimana cara mengubah jaringan 4G ke 5G?

Tapi, sebelum Anda mencari tahu bagaimana cara mengubah jaringan 4G ke 5G, Anda harus memperhatikan beberapa hal. Pertama, pastikan bahwa perangkat android Anda sudah mendukung atau kompatibel dengan jaringan 5G.

Berikutnya cara mengubah jaringan 4G ke 5G, Anda juga harus berada di daerah yang sudah terjangkau jaringan 5G. Terakhir, pastikan kartu yang Anda gunakan sudah terdaftar untuk jaringan 5G.

Jika sudah memenuhi tiga kriteria tersebut, Anda sudah bisa menikmati jaringan 5G di ponsel android Anda. Dilansir dari kompipedia.com, berikut cara mengubah jaringan 4G ke 5G.

Cara Mengubah Jaringan 4G ke 5G
Masuk ke Pengaturan atau Setting di ponsel

Cara mengubah jaringan 4G ke 5G yang pertama yaitu masuk ke menu pengaturan, atau setting. Setelah masuk ke dalam menu pengaturan, Anda dapat melihat koneksi data dan SIM default yang digunakan untuk koneksi internet. Selanjutnya pilih tulisan kartu perdana yang Anda gunakan, kemudian pilih menu APN.

APN atau Access Point Name ini memiliki fungsi sebagai protokol yang memungkinkan ponsel Anda tersambung baik dengan koneksi internet. Sebelum menerapkan cara mengubah jaringan 4G ke 5G, pastikan bahwa konfigurasi kartu perdana yang Anda gunakan sudah benar. Kesalahan konfigurasi dapat membuat internet menjadi lambat atau bahkan tak bisa digunakan.

Dengan APN Baru

Cara mengubah jaringan 4G ke 5G juga bisa dengan masuk pada menu APN, lalu pilih “APN Baru”. Kemudian akan muncul beberapa kolom pertanyaan yang harus Anda lengkapi.

Kolom pertanyaan tersebut antara lain berisi informasi seperti profil pengguna, username, password, jenis autentifikasi maupun proxy.

Konfigurasi Server dan Protokol APN

Cara mengubah jaringan 4G ke 5G berikutnya bisa dengan langkah konfigurasi. Konfigurasi adalah proses pengaturan atau perubahan yang dilakukan dalam suatu perangkat lunak ke sistem baru.

Pada kolom ‘MCC’, Anda dapat mengisi dengan angka 8 sebanyak empat kali (8.8.8.8) dan 510. Lalu pada kolom ‘MNC’, Anda dapat isi dengan angka 11. Namun di beberapa perangkat tertentu, kolom MNC ini terisi secara otomatis.

Pada protokol APN dan Roaming, Anda dapat memilih IPv4/IPv6. IPv4/IPv6 ini adalah jenis internet protokol yang dibedakan dari panjang alamatnya. Terakhir, klik tombol ‘selesai’ dan ‘oke’ untuk menyimpan perubahan yang telah Anda lakukan.

Selain beberapa cara yang disebutkan tadi, cara mengubah jaringan 4G ke 5G juga bisa dilakukan pengguna melalui kode *#*#4636#*#* yang diketik di aplikasi telepon.

Ketika teknologi seluler generasi sebelumnya (seperti 4G LTE) berfokus untuk memastikan konektivitas, 5G membawa konektivitas ke tingkat berikutnya dengan menghadirkan pengalaman terhubung dari cloud ke klien. Jaringan 5G tervirtualisasi dan digerakkan oleh perangkat lunak, dan mereka mengeksploitasi teknologi cloud.

Jaringan 5G juga akan menyederhanakan mobilitas, dengan kemampuan roaming terbuka yang mulus antara akses seluler dan Wi-Fi. Pengguna seluler dapat tetap terhubung saat mereka berpindah antara koneksi nirkabel luar ruangan dan jaringan nirkabel di dalam gedung tanpa campur tangan pengguna atau pengguna perlu mengautentikasi ulang.

– Kecepatan Unduh Lebih Tinggi. Jaringan 5G akan memiliki kapasitas untuk meningkatkan kecepatan unduh hingga 20 kali lipat (dari 200 Mbps (4G) menjadi 10 Gbps (5G)) dan mengurangi latensi (waktu respons antar perangkat).

– Kecepatan ini akan memaksimalkan pengalaman menjelajah pengguna dengan memfasilitasi proses yang, meskipun mungkin saat ini, masih menghadirkan kesulitan.
Hiperkonektivitas.

– Jaringan 5G menjanjikan kemungkinan memiliki lingkungan hyper-interconnected untuk mencapai titik untuk memiliki “kota pintar” yang sangat diinginkan. Performa dan dinamika baru ini akan bergantung pada bandwidth 5G dan Internet of Things (IoT).

– Optimalisasi proses. Teknologi 5G juga diharapkan untuk merevolusi bidang-bidang seperti kedokteran (operasi jarak jauh, misalnya), dan manajemen lalu lintas dan kendaraan otonom, serta penerapannya di sektor konstruksi untuk mengoptimalkan sumber daya dan mengurangi risiko.

Pengertian Teknologi 5G dan Kelebihannya
Tak cuma smartphone saja yang terus mengembangkan teknologinya. Jaringan yang digunakan perangkat ponsel pintar ini pun juga terus berkembang untuk menghasilkan kemudahan dan kelancaran dalam bidang telekomunikasi.

Teknologi nirkabel 5G dimaksudkan untuk memberikan kecepatan data puncak multi-Gbps yang lebih tinggi, latensi yang sangat rendah, keandalan yang lebih tinggi, kapasitas jaringan yang besar, ketersediaan yang meningkat, dan pengalaman yang lebih seragam bagi lebih banyak pengguna. Performa yang lebih tinggi dan peningkatan efisiensi memberdayakan pengalaman pengguna baru dan menghubungkan industri baru.

Kelebihan Teknologi 5G

Teknologi 5G memiliki kecepatan puncak teoritis 20 Gbps, sedangkan kecepatan puncak 4G hanya 1 Gbps. 5G juga menjanjikan latensi yang lebih rendah, yang dapat meningkatkan kinerja aplikasi bisnis serta pengalaman digital lainnya (seperti game online, konferensi video, dan mobil self-driving).

Ketika teknologi seluler generasi sebelumnya (seperti 4G LTE) berfokus untuk memastikan konektivitas, 5G membawa konektivitas ke tingkat berikutnya dengan menghadirkan pengalaman terhubung dari cloud ke klien. Jaringan 5G tervirtualisasi dan digerakkan oleh perangkat lunak, dan mereka mengeksploitasi teknologi cloud.

Jaringan 5G juga akan menyederhanakan mobilitas, dengan kemampuan roaming terbuka yang mulus antara akses seluler dan Wi-Fi.

Pengguna seluler dapat tetap terhubung saat mereka berpindah antara koneksi nirkabel luar ruangan dan jaringan nirkabel di dalam gedung tanpa campur tangan pengguna atau pengguna perlu mengautentifikasi ulang.

Kecepatan Unduh Lebih Tinggi. Jaringan 5G akan memiliki kapasitas untuk meningkatkan kecepatan unduh hingga 20 kali lipat (dari 200 Mbps (4G) menjadi 10 Gbps (5G)) dan mengurangi latensi (waktu respons antar perangkat).

  • Bagikan