crossorigin="anonymous">
<strong>Apakah ada Robot Trading yang terdaftar di bappebti</strong>

Apakah ada Robot Trading yang terdaftar di bappebti

<strong>Apakah ada Robot Trading yang terdaftar di bappebti</strong>
Apakah ada Robot Trading yang terdaftar di bappebti

Sebut saja Dna Pro, robot trading yang satu ini jadi banyak perbincangan karena tak resmi dan banyak menimbulkan korban. Bahkan ada 3621 korban yang melapor ke bareskrim dengan total kerugian sebesar Rp 551.71 miliar. Namun pada 27 Mei 2022 pelaku yang terdiri dari 11 orang berhasil ditangkap dan bareskrim sudah memblokir sebanyak 64 rekening.

Tak hanya itu, Bareskrim juga menyita aset mencapai Rp 307 miliar dan uang tunai Rp 112 miliar. Bareskrim juga menyita aset barang bernilai Rp 195 miliar yang terdiri dari 20 kg emas, 10 rumah, 1 unit hotel, 2 unit apartemen dan 14 buah mobil.

Hal ini tentu membuat stigma buruk masyarakat terhadap robot trading menjadi buruk. Lalu apakah ada robot trading yang terdaftar di bappebti?

Untuk mengetahui tentang itu, yuk kita simak penjelasan apa itu robot trading?

Apa itu robot trading?

Jadi, apa itu robot trading? Sebenarnya robot trading merupakan teknologi berbasis algoritma yang dibuat untuk membantu menganalisis pasar secara teknikal. Hal ini membuat robot trading sebenarnya bisa membantu trader dalam memperoleh keuntungan dari naik dan turunnya suatu harga saham atau instrumen investasi lainnya.

Namun yang jadi masalah pada kasus robot trading di Indonesia adalah karena pemilik menjamin keuntungan datang setiap bulan. Padahal keadaan pasar sangat berbeda dengan kenyataan.

Bisa saja tebakan dari teknologi tersebut bisa menimbulkan kerugian karena semua yang terjadi tergantung pasar meskipun ada titik psikologi yang biasa digunakan dalam analisis teknikal.

Robot trading ini hadir pada aplikasi sekuritas yang mempunyai fitur automated ordering artinya pengguna sekuritas itu mempercayakan asetnya kepada robot yang sudah diprogram sesuai dengan algoritma trading.

BACA JUGA :  Pertama! OPPO Find X5 Pro 5G Berikan Kualitas Foto dan Video Low Light Tanpa Pecah 

Dalam trading, keuntungan yang didapat adalah dari sebuah momentum. Jika trader membeli saham saat harga murah dan menjualnya dalam harga tinggi, sang trader akan mendapatkan keuntungan.

Ada 4 gaya dalam yang biasa dipakai oleh trader salah satunya day trader yang melakukan aktivitas jual beli dalam waktu satu hari. Maka dari itu momentum yang hadir sekejap dalam sehari perlu dimanfaatkan.

Dengan adanya robot trading, pengguna tidak akan kehilangan momentum karena transaksi sudah berjalan secara otomatis sesuai algoritma dari robot.

Penggunaan teknologi ini umumnya ada pada transaksi forex karena mempunyai nilai yang fluktuatif sehingga teknologi robot ini bisa membantu agar tidak kehilangan momen dan pengguna bisa melakukan aktivitas lain tanpa harus memantau chart.

Lalu apakah ada Robot Trading yang terdaftar di bappebti? yuk simak penjelasan di bawah ini

Apakah ada Robot Trading yang terdaftar di bappebti?

Banyak yang bertanya apakah ada robot trading yang terdaftar di bappebti dan  bisa digunakan secara legal di Indonesia. Pertanyaan ini menyusul adanya kasus penipuan program tersebut yang marak terjadi di Indonesia.

Namun Badan Pengawasan Berjangka Komoditi (Bappebti) mengungkapkan bahwa keberadaan teknologi ini akan mewarnai pasar aset kripto di Indonesia. Maka dari itu Bappebti harus menyiapkan beberapa peraturan dalam pengoperasionalannya.

Dilansir dari Katadata, Tirta Karma Sanjaya mengungkapkan keberadaan teknologi ini dapat membantu perdagangan dalam segi monitoring pasar, kalkulasi momentum dan memanajemen resiko.

Namun penerapan teknologi ini tak bisa berjalan dengan sendirinya, perlu ada dukungan dari manusia sehingga bisa berjalan dengan baik. Ia memperkirakan teknologi ini harus terus berkembang untuk perdagangan saham, emas, forex hingga cryptocurrency.

Pergerakan pasar yang terkadang fluktuatif, membuat bappebti harus menerapkan berbagai peraturan. Penerapan aturan ini bisa mencakup spesifikasi dan kriteria agar mempunyai transparansi algoritma, fitur cut loss, portfolio hingga aturan tertulis.

BACA JUGA :  tiket.com Luncurkan fitur Jaminan Harga Termurah

Selain itu aturan yang harus disiapkan oleh bappebti adalah perihal legalitas dan perizinan usaha. Sekuritas yang menyelenggarakan adanya teknologi robot ini harus memberikan edukasi kepada pengguna mengenai profit yang tidak konsisten dan memberikan keterbukaan informasi terkait algoritma yang digunakan.

Peraturan mengenai kampanye iklan yang dilakukan pada berbagai platform media sosial seperti Instagram, tiktok, youtube dan lain-lain harus menaati peraturan.

Peraturan yang ketat ini menyusul banyak pelanggaran saat beredarnya robot ini pada beberapa waktu kebelakang. Tercatat Kementerian Perdagangan (Kemenag) dan Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo) sudah memblokir 336 domain terkait beredarnya robot ini secara ilegal.

Biasanya pihak penyelenggara menjanjikan imbalan jika berhasil merekrut anggota baru. Selain itu anggota yang baru mendaftar juga bisa mendapatkan bonus jika berhasil membawa member baru ke aplikasi tersebut.

Program robot tersebut biasanya yang beredar menjanjikan profit yang konsisten dengan pembagian keuntungan dengan pemilik aplikasi. Namun dalam penyelenggaraannya, pihak aplikasi melakukan pembelian aset secara langsung tanpa ada konfirmasi dari pemilik aset.

Hal ini tentu merugikan para pengguna karena uang yang mereka gunakan dalam pembelian aset bisa saja menimbulkan kerugian yang besar namun pihak penyelenggara tetap mendapatkan keuntungan dari biaya layanan.

Meskipun dari sekian banyak domain yang sudah diblokir oleh kominfo, keberadaan platform ini terus ada di Indonesia. Namun perlu ditekankan sekali lagi bahwasanya platform tersebut belum ada izin dari bappebti alias dijamin illegal.

Ciri Ciri Robot Trading Penipuan

1. Diselenggarakan pada broker yang kurang terpercaya

Saat anda memutuskan untuk bertransaksi reksa dana, saham, forex dan sejenisnya, anda harus memilih broker yang terpercaya. Hal ini karena ada beberapa broker yang tidak jujur sehingga dapat membuat penggunanya mengalami kerugian bahkan hingga membawa kabur uang pengguna. 

BACA JUGA :  Xiaomi Salurkan Donasi Pemenuhan Kebutuhan Gizi Lintas Generasi

Salah satu cara mengetahui apakah broker itu terpercaya atau tidak bisa anda lihat dari legalitas perusahaan tersebut apakah sudah mempunyai izin resmi. Untuk di Indonesia broker harus mempunyai izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

2. Memiliki Spread rate jual beli valas yang jauh

Spread rate adalah selisih dari harga penjualan langsung dengan pembelian langsung. Ketika anda membeli suatu mata uang, anda akan mendapatkan selisih yang lebih mahal dari harga  yang sudah ditentukan. 

Namun jika suatu broker mempunyai spread rate yang tinggi maka dipastikan broker itu mendapatkan keuntungan yang tinggi. 

3. Wujud Robot Trading yang ditawarkan tidak ada

Ciri-ciri yang terakhir adalah tidak ada wujud dari robot trading yang ditawarkan. Pihak broker tidak menjelaskan perihal algoritma secara lengkap beserta cara kerjanya sehingga pengguna tidak mengetahui secara detail proses dari berjalannya program tersebut. 

Namun pihak broker membeberkan bahwa akan mendapatkan profit secara konsisten. Meskipun pada awalnya pihak broker memberikan keuntungan kepada pengguna, namun bisa jadi skema bisnis yang dijalani adalah ponzi. 

Demikian penjelasan kami tentang robot trading, semoga bisa bermanfaat bagi anda yang sedang terjun dalam bidang investasi dan trading, terima kasih. 

About Bangkit Sri lugina

<strong>Apakah ada Robot Trading yang terdaftar di bappebti</strong>

Check Also

<strong>Cara menggunakan Tradingview Untuk Pemula </strong>

Cara menggunakan Tradingview Untuk Pemula 

Cara menggunakan Tradingview – Semakin maraknya tren investasi dan trading, banyak beredar aplikasi yang dapat …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *